Cara Mengobati Malaria pada Anak

Cara mengobati malaria dapat dilakukan dengan mengonsumsi obat antimalaria atau obat herbal. Penyakit ini harus diobati karena bisa menimbulkan komplikasi. Tujuan utama pengobatan yakni agar parasit Plasmodium yang berada dalam aliran darah pasien tidak berkembang dan menurunkan risiko penyakit malaria di masyarakat umum. Obat antimalaria merupakan cerminan cara mengobati malaria pada umumnya.

Obat antimalaria bisa diperoleh di pusat-pusat pelayanan kesehatan masyarakat seperti klinik, puskesmas, rumah sakit, dan lain sebagainya. Obat antimalaria ini cukup mudah untuk didapatkan.

Artemisinin berbasis terapi kombinasi (ACT) merupakan obat rekomendasi dari WHO untuk mengobati penyakit malaria tanpa komplikasi. Artemisinin terbuat dari tanaman Artemisi annua. Tanaman ini telah dikenal untuk menurunkan jumlah parasit Plasmodium dalam aliran darah secara cepat.


cara mengobati malaria
Rapid test malaria merk UJI MALARIA


ACT merupakan artemisinin yang dapat dikombinasikan dengan obat lainnya. Peran utama dari artemisinin ini ialah untuk mengurangi banyaknya parasit dalam jangka waktu 3 hari pertama dan obat lainnya berfungsi untuk menghilangkan sisanya.

Pada tahun 2013, program pengobatan ACT telah mendistribusikan obat sebanyak 392 juta ke negara-negara endemik malaria. Namun, ada kekhawatiran tentang meningkatnya kasus malaria yang resistan terhadap efek ACT. Pada Februari 2015, resistansi artemisinin telah dikonfirmasi di lima negara: Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam. Untuk kasus ini, individu masih berhasil diobati, tetapi ACT harus mengandung obat lainnya yang efektif.

WHO telah memperingatkan bahwa belum ada alternatif obat pengganti artemisinin sehingga ACT merupakan pengobatan utama untuk penyakit oleh parasit Plasmodium falciparum.


Cara Mengobati Malaria pada Anak

Cara mengobati malaria pada anak diberikan oleh dokter bila anak telah terdiagnosis menderita penyakit malaria. Untuk mendiagnosa secara akurat, dokter mengirim sample darah ke laboratorium dan diperiksa dengan mikroskop untuk mengetahui jenis parasit malaria pada sel darah merah yang terinfeksi.

Cara mengobati malaria dengan obat antimalaria, seperti klorokuin atau kina, yang diberikan per oral, maupun dengan suntikan melalui vena (ke pembuluh darah). Tergantung pada jenis parasit yang menyebabkan malaria, seseorang dapat diperlakukan sebagai pasien rawat jalan selama beberapa hari atau mungkin memerlukan rawat inap dengan obat antimalaria intravena.

Dokter juga memantau tanda-tanda dehidrasi, kejang, anemia, dan komplikasi lain yang dapat memengaruhi otak, ginjal, atau limpa. Pasien mungkin memerlukan cairan, transfusi darah, dan bantuan pernapasan selama menderita malaria.

Malaria merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia sehingga sangat penting untuk memberitahu dokter jika Anda akan melakukan perjalanan ke daerah-daerah yang rawan malaria karena  jika didiagnosis secara dini dan diobati, malaria dapat disembuhkan.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: medicalnewstoday.com, kidshealth.org



Terima kasih untuk Like/comment FB :