Jenis Malaria berdasarkan Parasit Penyebab Malaria

Jenis malaria dapat dibedakan berdasarkan Plasmodium  parasit yang menyebabkan penyakit malaria. Plasmodium penyebab malaria di Indonesia terdiri dari lima jenis, yaitu Plasmodium falsifarum, Plasmodium vivax, Plasmodium malariae, Plasmodium ovale dan yang mix atau campuran.

Pada tahun 2009 penyebab malaria yang tertinggi adalah Plasmodium vivax (55,8%), kemudian Plasmodium falsifarum, sedangkan Plasmodium ovale tidak dilaporkan. Data ini berbeda dengan data riskesdas 2010, yang mendapatkan 86,4% penyebab malaria adalah Plasmodium falsifarum, dan Plasmodium vivax sebanyak 6,9%.


jenis malaria
Rapid test malaria merk UJI MALARIA


Tahun 2006 sampai 2009 terjadi kejadian luar biasa (KLB) di pulau Kalimantan walaupun tempat terjangkit berbeda-beda tiap tahunnya. Pada tahun 2009, KLB dilaporkan terjadi di pulau Jawa (Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten), Kalimantan (Kalimantan Selatan), Sulawesi (Sulawesi Barat), Nangroe Aceh Darussalam (NAD), dan Sumatera (Sumatera Barat dan Lampung) dengan jumlah penderita mencapai 1.869 orang dan jumlah kematian sebanyak 11 orang.

Di Indonesia konfirmasi vektor telah dilakukan sejak tahun 1919 sampai tahun 2009 dan selama periode tersebut, terdapat 25 spesies ditemukan positif membawa parasit malaria.

Menurut tempat berkembang biak, vektor malaria dapat dikelompokkan dalam tiga tipe,  yaitu berkembang biak di persawahan, perbukitan/hutan dan pantai/ aliran sungai. Vektor malaria yang berkembang biak di daerah persawahan adalah An. aconitus, An. Annullaris, An. barbirostris, An. kochi, An. karwari, An. nigerrimus, An.sinensis, An.tesellatus, An.Vagus, An. letifer. Vektor malaria yang berkembang biak di perbukitan/hutan adalah An.balabacensis, An.bancrofti, An.punculatus, An. umbrosus. Sedangkan untuk daerah pantai/aliran sungai jenis vekor malaria adalah An.flavirostris, An.koliensis, An. ludlowi, An.minimus, An.punctulatus, An.parangensis, An.sundaicus, An.subpictus.

Waktu aktivitas menggigit vektor malaria yang sudah diketahui yaitu antara jam 17.00-18.00, sebelum jam 24 (20.00-23.00), setelah jam 24 (00.00-4.00).Vektor malaria yang aktivitas menggigitnya jam 17.00-18.00 adalah An.tesselatus, sebelum jam 24 adalah An.Aconitus, An.annullaris, An.barbirostris, An.kochi, An.sinensis, An.Vagus, sedangkan yang menggigit setelah jam 24 adalah An.farauti, An.koliensis, An.leucosphyrosis, An.unctullatus.

Perilaku vektor malaria seperti tempat berkembang biak dan waktu aktivitas menggigit ini sangat penting diketahui sebagai dasar pertimbangan untuk menentukan intervensi dalam pengendalian vektor yang lebih efektif.

Jenis Malaria berdasarkan Parasit Penyebab Malaria 

Jenis malaria berdasarkan parasit penyebab malaria umumya terdiri  dari 5 jenis malaria. Meskipun ada banyak spesies Plasmodium, hanya lima yang menginfeksi manusia dan menyebabkan malaria.
  • P. falciparum: ditemukan di daerah tropis dan subtropis; kontributor utama kematian akibat malaria berat ;
  • P. vivax: ditemukan di Asia dan Amerika Latin; memiliki tahap aktif yang dapat menyebabkan kambuh;
  • P. ovale: ditemukan di Afrika dan pulau-pulau Pasifik;
  • P. malariae: di seluruh dunia; dapat menyebabkan infeksi kronis ;
  • P. knowlesi.
Malaria disebabkan oleh parasit protozoa dari genus Plasmodium, yaitu  organisme bersel tunggal yang tidak dapat bertahan hidup di luar rumah mereka. Plasmodium falciparum menyebabkan kematian akibat malaria secara global dan merupakan spesies yang paling umum di sub-Sahara Afrika.

Plasmodium vivax, adalah spesies yang paling signifikan kedua dan lazim di Asia Tenggara dan Amerika Latin. P. vivax dan Plasmodium ovale memiliki komplikasi pada hati dan dapat kambuh kembali walaupun tidak terkena gigitan nyamuk lagi. P. ovale dan Plasmodium malariae hanya mewakili sebagian kecil dari infeksi.

Sedangkan spesies kelima dari Plasmodium penyebab malaria ialah Plasmodium knowlesi yaitu spesies yang menginfeksi primata seperti kelelawar, monyet, dan hewan lainnya.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: cdc.go.id




Terima kasih untuk Like/comment FB :