Malaria Pada Anak (Gejala dan Pencegahan)

Malaria pada anak mungkin saja dapat terjadi bahkan, bayi pun dapat mengalami malaria. Bayi Anda tidak mungkin terkena malaria di usia dua bulan pertama. Hal ini karena kekebalan Anda memberinya perlindungan selama kehamilan. Saat ia tumbuh dewasa, anak Anda akan kehilangan kekebalan dan risiko penularan malaria mulai meningkat. Malaria pada anak cenderung lebih berat pada anak-anak di bawah lima tahun. Gejala mulai menunjukkan sekitar sepuluh hari sampai empat minggu setelah digigit.


malaria pada anak
Rapid test malaria merk UJI MALARIA


Jika anak Anda berusia kurang dari lima tahun, Anda harus memerhatikan gejala malaria pada anak berikut ini :
  • demam;
  • gemetaran;
  • dingin;
  • iritabilitas dan mengantuk;
  • nafsu makan yang buruk;
  • muntah;
  • sakit perut;
  • hipotermia (bukan demam);
  • napas cepat.

Jika anak Anda berusia lima tahun, anak Anda memiliki gejala malaria yang sama seperti orang dewasa. Gejala tersebut mirip dengan gejala flu yang disertai dengan gejala-gejala berikut:
  • demam tinggi, kadang-kadang dalam siklus 48 jam menggigil dan berkeringat kemudian berubah ekstrem;
  • sakit kepala;
  • panas dingin;
  • mual dan muntah;
  • pegal-pegal;
  • kehilangan selera makan.

Malaria pada Anak dan Bayi

Haruskah bayi dan anak-anak diberi obat antimalaria?
Ya, tetapi tidak semua jenis obat malaria. Anak-anak dari segala usia bisa terkena malaria dan setiap anak bepergian ke suatu daerah tempat penularan malaria terjadi harus menggunakan langkah-langkah pencegahan yang direkomendasikan. Namun, beberapa obat antimalaria tidak cocok untuk anak-anak. Dosis didasarkan pada berat badan anak.

Apa efek jangka panjang dari malaria pada anak?
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan, tetapi beberapa studi menunjukkan bahwa malaria berat pada anak-anak bisa memengaruhi fungsi otak sehingga diperlukan tindakan medis yang intensif.


Bagaimana caranya agar bisa mengurangi risiko anak dari penyakit malaria?
Cobalah untuk menjaga lingkungan Anda agar terbebas dari tempat perkembangbiakan nyamuk, seperti air yang tergenang. Singkirkan pot tua, vas, pendingin udara, dan barang-barang lainnya yang mengumpulkan air, terutama selama musim hujan.


Selain itu, Anda dapat mengikuti langkah-langkah pencegahan lainnya:
  • menggunakan pakaian berwarna terang pada anak. Pakaian warna gelap dapat menarik nyamuk;
  • gunakan pakaian lengan panjang dan penuh pada anak menghindari paparan nyamuk pada kulit;
  • tempatkan anak di daerah ber-AC atau dingin. Nyamuk tidak berkembang di suhu dingin;
  • menggunakan krim berbasis minyak serai dan semprotan atau obat nyamuk lainnya. Anda dapat menempatkan beberapa tetes minyak serai wangi di air yang
  • Anda gunakan untuk mengepel lantai; membantu menjaga lalat dan nyamuk; menggunakan kelambu saat tidur, tidak hanya pada malam hari tetapi juga selama tidur siang;
  • instalasi jerat nyamuk pada pintu dan jendela. Anda bisa mencoba jerat yang bisa dilepas yang tersedia di toko perabotan atau dibeli secara online. Hal ini dapat membiarkan cahaya dan angin masuk;
  • menjaga anak Anda jauh dari pagar dan semak-semak saat di taman tempat sarang nyamuk biasanya ditemukan.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: babycenter.in



Terima kasih untuk Like/comment FB :