Obat Malaria Tradisional Paling Mujarab

Obat malaria tradisional dapat dibuat dari bahan-bahan alami yang berasal dari alam. Obat malaria tradisional ini dapat digunakan bersamaan dengan obat farmakologis atau obat anti malaria dengan syarat sebelumnya Anda telah berkonsultasi dengan dokter yang menangani Anda. Obat malaria tradisional pada umumnya sangat mudah untuk dibuat. Hanya cukup dengan merebus bahan-bahan yang dipercaya dapat menjadi obat malaria lalu meminum air rebusannya. Penggunaan obat tradisional ini pada dasarnya diperbolehkan. Mengingat obat tradisional umumnya terbuat dari bahan alami dan tidak memiliki efek samping yang berlebihan.


obat malaria tradisional
Rapid test malaria merk UJI MALARIA


Namun, tahukah Anda, bahan apa saja yang dapat dijadikan sebagai obat malaria tradisional? Berikut bahan alami yang dapat dijadikan sebagai bahan untuk membuat obat malaria tradisional. Di antaranya ialah daun mimba, sidaguri, buah anggur, jus jeruk, daun kemangi, dan lain sebagainya.

Cara Membuat Obat Malaria Tradisional

Berikut beberapa cara membuat obat malaria tradisional di antaranya ialah :

Bahan Utama : Sambiloto 
Cara membuat obat malaria dari bahan sambiloto ini cukup mudah, yaitu dengan menyediakan setengah genggam sambiloto, kulit batang pule sebesar 1 jari tangan, temu hitam sebesar telur ayam sebanyak 1 buah. Cara membuatnya yaitu dengan mencuci semua bahan,  kemudian bahan-bahan tersebut dipotong kecil-kecil setelah itu rebus semua bahan ke dalam air mendidih sebanyak 4 gelas. Rebus hingga tersisa sekitar 3 gelas, kemudian angkat dan saring air rebusan tersebut.

Air rebusan tersebut dapat diminum selama 2 minggu berturut-turut dengan dosis untuk anak dengan usia 6 sampai dengan 8 tahun air rebusan tersebut diminum sebanyak 3 kali masing-masing sebanyak seperempat gelas. Untuk anak dengan usia 9 sampai dengan 12 tahun air rebusan tersebut diminum sebanyak 3 kali dalam sehari dan diminum masing-masing sebanyak sepertiga gelas dan untuk orang dewasa, air rebusan tersebut diminum sebanyak 3 kali masing-masing banyaknya setengah gelas.

Bahan Utama : Brotowali 
Cara membuat obat malaria dari bahan utama brotowali ialah dengan mengambil brotowali sebanyak 2 jari tangan, kemudian ambil temulawak sebesar telur itik sebanyak 1 buah, kulit patang pule sebesar 2 jari tangan. Cara membuat ramuan dari bahan-bahan ini ialah dengan mencuci terlebih dahulu semua bahan kemudian bahan-bahan tersebut dipotong kecil-kecil. Barulah setelah itu bahan tersebut direbus dengan 4 gelas air. Rebus hingga tersisa 3 gelas air. Setelah itu angkat dan saring.

Air rebusan tersebut diminum selama 2 minggu berturut-turut dengan dosis untuk anak-anak usia 6 sampai dengan 8 tahun, diminum sebanyak 3 kali masing-masing sebanyak seperempat gelas. Untuk anak-anak usia 9 sampai dengan 12 tahun air rebusan tersebut diminum sebanyak 3 kali sehari sebanyak sepertiga gelas. Sedangkan untuk orang dewasa, air rebusan tersebut diminum sebanyak 3 kali sebanyak setengah gelas.

Bahan utama : Daun pepaya 
Cara membuat obat malaria dari bahan utama daun pepaya ialah dengan mengambil daun pepaya muda sebanyak 1 lembar. Selain itu ambil meniran sebanyak 3 batang, kemudian temu hitam sebanyak 1 biji dan lengkuas merah sebanyak 1 jari tangan. Cara membuat ramuan dari bahan-bahan ini ialah dengan mencuci terlebih dahulu semua bahan kemudian bahan-bahan tersebut di potong kecil-kecil. Barulah setelah itu bahan tersebut direbus bersama dengan 4 gelas air. Rebus hingga tersisa 3 gelas air. Setelah itu angkat dan saring.

Air rebusan tersebut dapat diminum selama 2 minggu berturut-turut dengan dosis untuk anak-anak usia 6 sampai dengan 8 tahun, diminum sebanyak 3 kali masing-masing sebanyak seperempat gelas. Untuk anak-anak usia 9 sampai dengan 12 tahun,  diminum sebanyak 3 kali dalam sehari sebanyak sepertiga gelas. Sedangkan untuk orang dewasa, air rebusan tersebut diminum sebanyak 3 kali sebanyak  setengah gelas.

Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: kesehatanjreng.blogspot.co.id




Terima kasih untuk Like/comment FB :