Pencegahan Penyakit Malaria pada Anak

Pencegahan penyakit malaria dapat dilakukan dengan beberapa cara. Hal utama adalah pencegahan dari gigitan nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit malaria. Pencegahan malaria ini wajib dilakukan terutama bagi Anda yang berada pada kawasan endemik malaria. Pencegahan penyakit malaria dengan menggunakan program pengontrolan nyamuk,  bertujuan untuk membunuh nyamuk pembawa penyakit malaria. Jika Anda bepergian ke wilayah dengan risiko tinggi malaria, Anda dapat menggunakan kelambu saat tidur, menggunakan penolak serangga atau lotin antiserangga, dan obat nyamuk. Kelambu yang mengandung insektisida terbukti telah berhasil mengurangi jumlah kematian akibat malaria di kalangan anak-anak di Afrika.

Pencegahan penyakit malaria juga dapat dilakukan dengan cara memeriksakan diri pada dokter sebelum mengunjungi area tropis atau subtropis yang merupakan daerah berisiko tinggi malaria. Dokter Anda akan memberikan obat antimalaria yang perlu dimakan sebelum melakukan perjalanan. Beberapa vaksin malaria saat ini sedang dikembangkan dan diuji di seluruh dunia, tetapi karena parasit malaria memiliki siklus hidup yang rumit, hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.


pencegahan penyakit malaria
Rapid test malaria merk UJI MALARIA


Malaria adalah penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan. Kesadaran dan tindakan pencegahan penyakit malaria, terutama sebelum melakukan perjalanan ke daerah endemis malaria sangat penting dalam pencegahan penyakit malaria. Wisatawan yang berkunjung pada daerah endemik malaria merupakan subjek paling rentan untuk membawa kembali infeksi ini. Misalnya pada tahun 2010, lebih dari 1.700 wisatawan terdiagnosis terkena malaria setelah kembali ke Inggris. Sebagian besar kasus ini setelah para wisatawan kembali dari Afrika.

Pencegahan Penyakit Malaria pada Anak

Pencegahan penyakit malaria pada anak dilakukan untuk menghindari gigitan nyamuk. Langkah-langkah untuk mencegah gigitan nyamuk sangat penting bagi orang-orang yang tinggal atau bepergian melewati daerah rawan malaria.

Pencegahan penyakit malaria dengan mencegah gigitan nyamuk adalah cara yang paling efektif terhadap perlindungan malaria untuk setiap individu. Menutupi tubuh saat berada di luar ruangan. Mengenakan lengan panjang penuh dan celana panjang. Pakaian juga dapat diberikan obat dengan insektisida, seperti permetrin, yang aman. Diethyl-m-toluamide (DEET) adalah pengusir nyamuk yang efektif bila diterapkan pada kulit.

Pada saat malam hari, kita harus lebih waspada,  karena spesies Anopheles aktif di malam hari. Tidur dengan perlindungan kelambu berinsektisida (permethrin 0,2 g / m2 bahan setiap 6 mo) merupakan hal penting dalam pencegahan penyakit malaria dan kamar tidur harus disemprot dengan insektisida aerosol pada sore harinya.

Para ilmuwan sampai saat ini sedang mengembangkan vaksin antigen malaria. Dalam sebuah penelitian, penggunaan RTS, vaksin / AS02D S memiliki profil keamanan yang menjanjikan dan berefek infeksi malaria berkurang. Namun, sayangnya kekebalan yang diberikan oleh vaksin malaria belum memadai dan berumur pendek.

Salah satu obat untuk mengobati dan mencegah malaria adalah klorokuin dengan dosis 5 mg / kg sekali seminggu. Sedangkan obat Meflokuin (5 mg / kg seminggu sekali) dianjurkan di daerah di mana resistansi klorokuin yang terjadi seacra umum. Meflokuin dapat menyebabkan reaksi neuropsikiatrik yang merugikan dan tidak boleh diresepkan untuk profilaksis pada pasien dengan riwayat depresi aktif atau baru, gangguan kecemasan umum, psikosis, atau skizofrenia atau gangguan kejiwaan yang berat lainnya. CDC memberikan saran khusus negara di kemoprofilaksis malaria dan bagi bayi berusia kurang dari 6 minggu tidak boleh diberikan kemoprofilaksis.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: news-medical.net, emedicine.medscape.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :