Penyebab Penyakit Malaria dan Pencegahannya

Penyebab penyakit malaria sebagian besar disebabkan oleh parasit Plasmodium. Namun, Plasmodium ini tidak dapat langsung ditularkan pada manusia, melainkan harus melalui suatu medium yaitu berupa nyamuk Anopheles. Nyamuk Anopheles ini bertindak sebagai vektor dari penyakit malaria. Umumnya nyamuk Anopheles yang dapat menularkan malaria adalah nyamuk Anopheles dewasa. Secara morfologis nyamuk Anopheles dewasa memiliki tiga bagian yaitu bagian kepala, tengkorak, dan bagian abdomen atau perut. Bagian kepala nyamuk berfungsi untuk memperoleh informasi dan untuk makan. Di kepala nyamuk terdapat mata dan sepasang antena. Antena berfungsi untuk mendeteksi sumber bau sebagai tempat perindukan tempat nyamuk betina meletakkan telurnya. 


penyebab penyakit malaria
Rapid test malaria merk UJI MALARIA

Penyebab penyakit malaria berasal dari genus Plamodium. Pada manusia sendiri terdapat empat  jenis yaitu:  Plasmodium falsifarum, Plasmodium vivax, Plasmodium malariae, dan Plasmodium ovale. Plasmodium yang paling berbahaya dan dapat menimbulkan kematian ialah Plasmodium falcifarum. Penyebab penyakit malaria itu sendiri berupa protozoa yang termasuk dalam Phylum Apicomplexa, kelas Protozoa, subkelas Coccidiida, ordo Eucudides, subordo haemosporidiidae, famili Plasmodiidae, genus Plasmodium .

Spesies yang menginfeksi manusia adalah P.vivax, P. malariae, P. ovale. subgenus Lavarania dengan spesies yang menginfeksi malaria adalah P. Falcifarum, serta subgenus Vinkeia yang menginfeksi binatang seperti kelelawar, binatang pengerat, dan hewal lainnya.

Cara Menghindari Penyebab Penyakit Malaria

Cara menghindari penyakit malaria tentunya dengan menghindari diri dari gigitan nyamuk malaria. Salah satu cara untuk menghindari diri dari gigitan nyamuk malaria yaitu dengan menggunakan obat nyamuk. Lalu, bagaimana cara menggunakan obat nyamuk yang benar?

Untuk menggunakan obat nyamuk secara benar, kita harus mengikuti petunjuk pada label, semprot atau gosok penolak serangga ke kulit Anda yang tidak tertutup oleh pakaian Anda. Jangan gunakan di bawah pakaian. Gunakan hanya cukup obat nyamuk untuk menutupi kulit Anda tidak mencakup pakaian. Gunakan obat nyamuk secukupnya atau menuangkannya ke bagian tubuh tertentu. Jangan pernah menggunakan penolak serangga atau lotion nyamuk pada luka terbuka atau kulit yang teriritasi. Jangan menyemprotkan penolak serangga langsung pada wajah Anda. Jangan semprot atau menempatkan penolak serangga pada mata Anda atau mulut. Bila hendak menggunakan krim tabir surya, gunakan tabir surya yang terpisah dan produk obat nyamuk. Pakai tabir surya terlebih dahulu, lalu semprotkan penolak serangga. Setelah kembali ke rumah, cuci obat nyamuk dari kulit Anda dengan sabun dan air atau mandi. Hal ini sangat penting bila Anda menggunakannya setiap hari.

Bolehkah ibu hamil atau menyusui menggunakan obat nyamuk? Ibu hamil dan menyusui dapat menggunakan obat nyamuk atau lotion nyamuk. Pada umumnya ibu hamil dan menyusui akan lebih memilih obat nyamuk berupa lotion nyamuk karena tidak akan membuat pernapasan menjadi sesak. Berbeda halnya jika menggunakan obat nyamuk yang disemprot akan menimbulkan sesak napas.

Dapatkah obat nyamuk digunakan pada bayi? Sebaiknya pada bayi dengan usia kurang dari 2 bulan jangan menggunakan obat nyamuk. Untuk bayi usia dibawah 2 bulan sebaiknya menggunakan kelambu sebagai perlindungan terhadap nyamuk. Sedangkan untuk bayi di atas 2 bulan, boleh menggunakan lotion nyamuk atau minyak telon untuk mengusir nyamuk. Namun, perlu diperhatikan kondisi kulit bayi usia diatas 2 bulan sehingga sangat penting bagi sang ibu untuk membaca aturan pemakaian dari lotion nyamuk sebelum digunakan oleh bayi kesayangan Anda.

Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: cdc.gov/dpdx/malaria




Terima kasih untuk Like/comment FB :