Siklus Hidup Malaria Nyamuk Anopheles

Siklus hidup malaria hampir sama dengan siklus hidup nyamuk lainnya yang tidak menyebabkan malaria. Nyamuk Anopheles memiliki empat siklus hidup, yaitu fase telur, larva, pupa, dan dewasa. Tiga tahap pertama di air dalam rentang 5-14 hari, tentunya hal ini tergantung pada spesies dan suhu lingkungan yang memengaruhinya. Tahap dewasa adalah ketika nyamuk Anopheles betina bertindak sebagai vektor malaria. Betina dewasa dapat hidup sampai satu bulan (atau lebih di penangkaran), tetapi mempunyai daya tahan hanya 1-2 minggu di alam.


siklus hidup malaria
Rapid test malaria merk UJI MALARIA


Siklus Hidup Malaria (Telur Nyamuk Anopheles)

Siklus hidup malaria ini dimulai dengan betina dewasa meletakkan 50-200 telur per oviposisi. Telur diletakkan secara tunggal di atas air dan mengapung di kedua sisi. Telur tidak tahan pada kondisi kering dan akan menetas dalam waktu 2-3 hari, meskipun penetasan bisa memakan waktu hingga 2-3 minggu di daerah beriklim dingin.

Siklus Hidup Malaria (Larva Nyamuk Anopheles)

Larva nyamuk memiliki kepala yang berkembang dengan baik dengan sikat mulut yang berfungsi untuk makan, sebuah thorax besar, dan perut tersegmentasi. Mereka tidak memiliki kaki. Berbeda dengan nyamuk lain, larva Anopheles tidak memiliki pernapasan siphon sehingga tubuhnya harus memosisikan sejajar dengan permukaan air. Larva bernapas melalui spirakel yang terletak pada 8 segmen perut. Oleh karena itu, larva harus sering muncul ke permukaan air.

Larva menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk makan ganggang, bakteri, dan mikroorganisme lain. Mereka menyelam ke bawah permukaan bila terganggu. Gerakan berenang larva yakni dengan menggerakan seluruh tubuh atau melalui propulsi dengan kuas mulut. Larva berkembang melalui empat tahapan, setelah itu mereka bermetamorfosis menjadi kepompong. Pada akhir setiap instar, larva meranggas, menumpahkan exoskeleton dan kulitnya untuk memungkinkan pertumbuhan lebih lanjut.

Larva terjadi di berbagai habitat, tetapi sebagian besar spesies lebih berkembang di area air tercemar. Larva nyamuk Anopheles ditemukan juga di tawar atau air asin rawa-rawa, rawa-rawa bakau, sawah, parit berumput, tepi sungai dan sungai, dan genangan air hujan. Banyak spesies lebih memilih habitat dengan vegetasi. Beberapa di antaranya berkembang biak di alam terbuka, seperti di kolam sementara yang lainnya hanya ditemukan di hutan. Beberapa spesies berkembang biak di lubang pohon atau axils daun pada tanaman.

Siklus Hidup Malaria (Pupa Nyamuk Anopheles)

Pupa berbentuk koma bila dilihat dari samping. Kepala dan dada yang digabungkan menjadi cephalothorax dengan perut melengkung di sekitar bawahnya. Seperti larva, pupa harus sering ke permukaan untuk bernapas, yang sepasang trompet pernafasan pada cephalothorax berfungsi sebagai alat pernapasan dan setelah beberapa hari sebagai pupa, permukaan dorsal akan pecah dan nyamuk dewasa akan muncul.

Durasi sejak telur hingga dewasa bervariasi antara spesies dan sangat dipengaruhi oleh suhu lingkungan. Nyamuk dapat berkembang dari telur hingga dewasa dalam waktu 5 hari, tetapi biasanya berkisar 10-14 hari untuk kondisi tropis.

Siklus Hidup Malaria (Nyamuk Anopheles Dewasa)

Setelah jadi pupa kemudian nyamuk Anopheles berubah menjadi nyamuk dewasa. Nyamuk dewasa Anopheles betina inilah yang dapat menjadi vektor penyebab penyakit malaria.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: Cdc.gov



Terima kasih untuk Like/comment FB :